
Berita Madura — Para petani di Kecamatan Kalianget, Kabupaten, Sumenep, Madura menunjukkan komitmen kuat untuk memajukan sektor pertanian. Salah satu upaya yang dilakukan ialah mempersiapkan kawasan sentra melon secara swadaya.
Tidak hanya itu, petani di Kecamatan Kalianget juga ke depan akan menjadikan kawasan sentra melon tersebut menjadi wisata petik melon agar masyarakat dapat menumbuhkan minatnya terhadap melon berkualitas premium yang dihasilkan.
Saat ini, sudah terdapat 11 greenhouse yang tersebar di dua wilayah di Kecamatan Kalianget di antaranya Desa Kalimook dengan 7 greenhouse yang dikelola petani perorangan.
Sementara, di Desa Kalbar terdapat 4 greenhouse yang digerakkan oleh Kelompok Tani Bunga Melati, Kelompok Tani Kebun Jaya, serta dorongan BUMDes setempat.
Varietas melon yang dibudidayakan pun bukan sembarangan. Para petani menanam jenis-jenis unggulan seperti Inthanon, Sweetnet, Sweet Lavender, Sweet Hami, hingga Fujisawa.

Kehadiran berbagai varietas tersebut ditargetkan ke depan mampu menarik minat pembeli dengan kualitas buah yang manis dan premium.
Penyuluh pertanian berkomitmen untuk mendampingi petani dalam pengembangan kawasan sentra melon ini. Pendampingan dilakukan baik secara teknis maupun non-teknis, mulai dari penerapan budidaya yang benar, upaya menjaga konsistensi produksi, hingga membaca peluang pasar.
“Kami mendorong petani untuk menjaga kualitas buah dan terus konsisten dalam produksi. Dan rencana ini akan berlanjut secara terus menerus sehingga petani di Kalianget berhasil untuk menghadirkan wisata petik melon yang membuat warga tergugah,” ujar Koordinator Penyuluh Pertanian, Eka Novidayanti.
Ke depan, besar harapan agar Kalianget bisa menjadi sentra melon premium di Sumenep. Dengan semakin banyak petani yang terlibat, kawasan ini berpotensi menjadi jujukan buyer besar yang mencari produk hortikultura berkualitas tinggi. (Iqb)