
Berita Madura — Pembukaan Madura Night Vaganza 2025 terasa istimewa dengan berbagai pertunjukan kesenian dan budaya yang tersaji di Lapangan GOR A. Yani, Kamis malam, 28 Agustus 2025. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang menggali kreativitas bagi pelaku seni, budaya kepada warga.
Madura Night Vaganza bukan kali pertama digelar, event ini rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk mengenalkan potensi kesenian dan budaya yang melekat pada kabupaten ujung timur Pulau Garam.
Kemeriahan pertunjukan kesenian dalam kegiatan Madura Night Vaganza dimulai dengan sajian musik tradisional yang dibawakan oleh grup musik Tong-tong Nyonar Mabhinar, dan Saroju’ Samarambha.
Tidak berhenti sampai di situ, event berlanjut dengan pertunjukan budaya dan pertunjukan kreasi, dari tarian tradisional hingga pertunjukan fashion dari putra-putri terbaik asal Sumenep.

Pengunjung pada event tersebut juga disajikan dengan stan UMKM, stan organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD dan berbagai stakeholder lainnya yang diperuntukan kepada warga dalam rangka mengenali berbagai potensi daerah dan kebijakan strategis di masing-masing bidang.
Hari (32) mengaku takjub atas pertunjukan dan kreasi yang ditampilkan dalam Madura Night Vaganza tahun ini. Kemeriahan dan kemegahannya, sambung Hari, tidak kalah dengan gelaran Madura Night Vaganza tahun-tahun sebelumnya.
“Tak kecewa rasanya kami sekeluarga menyempatkan waktu untuk menikmati dan meramaikan Madura Night Vaganza tahun ini. Event yang sangat meriah, tidak kalah dengan gelaran tahun kemarin,” ungkapnya, Kamis.
Senada, Emil (26) mengapresiasi event Madura Night Vaganza sebagai sebuah mahakarya pemerintah daerah. Menurutnya, Madura Night Vaganza tidak hanya mampu menghibur, namun menjadi ajang menggali kreativitas dan menyebarluaskan potensi budaya.
“Apresiasi saya sampaikan terhadap penyelenggaraan Madura Night Vaganza. Sangat ampuh kami rasa untuk menumbuhkan semangat kreativitas anak-anak dan menumbuhkan kecintaan pada budaya kita,” tukasnya. (Iqb)