Korluh dan PPL Manding Kawal Gerakan Tanam Jarwo di Desa Manding Timur, Petani Bangga Kenakan Kaos Regu Tanam

by -22/12/2025
1 Shares

Berita Madura— Koordinator Penyuluh (Korluh) Achmad Syarif Nur F, SP, MP, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, melakukan pengawalan Gerakan Tanam Jajar Legowo (Jarwo) di Desa Manding Timur, Senin (22/12/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok Tani Sumber Murni sebagai upaya meningkatkan produktivitas padi sekaligus mendukung program swasembada pangan.

Pendampingan dilakukan langsung di lahan sawah petani meski cuaca hujan. Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Korluh Achmad Syarif Nur F dan PPL yang tetap aktif memberikan bimbingan teknis, mulai dari pengaturan jarak tanam hingga penerapan sistem jajar legowo yang sesuai anjuran.

Sistem tanam jajar legowo dinilai efektif dalam meningkatkan produktivitas tanaman padi. Pola tanam ini memungkinkan penyerapan sinar matahari lebih optimal, memperbaiki sirkulasi udara, serta memudahkan perawatan tanaman, sehingga jumlah anakan produktif meningkat dan hasil panen dapat lebih maksimal.

Sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada petani, PPL Kecamatan Manding secara swadaya menggunakan dana operasional pribadi (BOP) untuk menyediakan kaos bertuliskan “Regu Tanam Jajar Legowo Kecamatan Manding”. Kaos tersebut dibagikan kepada petani peserta Gerakan Tanam Jarwo dan disambut dengan antusias.

Para petani mengaku bangga mengenakan kaos tersebut karena menjadi simbol kebersamaan, semangat gotong royong, serta identitas sebagai petani yang siap menerapkan teknologi pertanian modern. Inisiatif ini dinilai mampu meningkatkan semangat dan partisipasi petani dalam kegiatan tanam.

Peran aktif Korluh Achmad Syarif Nur F, dan PPL dalam Gerakan Tanam Jarwo tidak hanya tercermin dari pendampingan teknis, tetapi juga melalui pendekatan humanis yang membangun kedekatan dengan petani. Sinergi antara penyuluh dan Kelompok Tani Sumber Murni diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan dan mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Sumenep. (*)

in , ,