KKN Posko 48 Universitas Annuqayah Aktifkan Kembali Kegiatan Kepramukaan di Yayasan Nurul Hajar Giliyang

by -20/09/2026
0 Shares

Berita Madura — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah mengaktifkan kembali kegiatan kepramukaan di Yayasan Nurul Hajar, Desa Banraas, Pulau Giliyang, Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini menjadi salah satu program yang diarahkan untuk memberikan ruang kepada siswa dalam mengembangkan kedisiplinan, keterampilan, kerja sama, serta jiwa kepemimpinan melalui kegiatan kepramukaan.

Kegiatan kepramukaan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap Jumat dan Minggu sore, dengan periode pelaksanaan mulai 4 September hingga 18 Desember 2026. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini mendapatkan bimbingan dari Nuril Hasan As-Syuja’i selaku pembimbing kegiatan kepramukaan.

Pengaktifan kembali kegiatan Pramuka tersebut diharapkan dapat memberikan suasana belajar yang berbeda bagi para siswa. Selain memperoleh pengetahuan, peserta juga diberikan kesempatan untuk belajar melalui praktik secara langsung sehingga nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, dan kemandirian dapat ditanamkan melalui setiap kegiatan.

Adapun beberapa materi yang dipelajari dalam kegiatan kepramukaan meliputi sejarah Pramuka, Latihan Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB), dan yel-yel. Ketiga materi tersebut diberikan sebagai bagian dari pembinaan dasar kepramukaan yang dapat membantu peserta memahami nilai-nilai kepramukaan sekaligus meningkatkan kekompakan.

Materi sejarah Pramuka diberikan untuk memperkenalkan kepada peserta mengenai asal-usul dan perkembangan gerakan kepanduan hingga menjadi Gerakan Pramuka di Indonesia. Melalui materi tersebut, siswa diharapkan tidak hanya mengikuti kegiatan secara praktik, tetapi juga memahami nilai dan tujuan yang terkandung dalam kegiatan kepramukaan.

Sementara itu, Latihan Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) menjadi salah satu kegiatan yang menekankan kedisiplinan, ketepatan, kekompakan, dan kepatuhan terhadap instruksi. Dalam pelaksanaannya, peserta dilatih untuk melakukan berbagai gerakan baris-berbaris secara bersama-sama dengan memperhatikan ketertiban dan keserasian gerakan.

Selain itu, peserta juga mempelajari yel-yel Pramuka. Kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk membangun semangat dan kekompakan peserta. Melalui yel-yel, siswa dapat mengekspresikan kreativitas sekaligus membangun rasa kebersamaan di antara anggota.

Nuril Hasan As-Syuja’i selaku pembimbing kegiatan menyampaikan harapannya agar kegiatan kepramukaan yang kembali diaktifkan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para siswa dan terus berlanjut.

“Harapannya, kegiatan Pramuka ini dapat menjadi wadah bagi siswa untuk belajar disiplin, kompak, bertanggung jawab, dan mandiri. Tidak hanya aktif selama kegiatan berlangsung, tetapi nilai-nilai yang diperoleh juga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan dan menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi siswa di Yayasan Nurul Hajar,” ujar Nuril Hasan As-Syuja’i.

Menurut Hasan, kegiatan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada kegiatan fisik, tetapi juga memiliki nilai pendidikan yang dapat membentuk karakter peserta. Oleh karena itu, keterlibatan siswa secara aktif dalam setiap kegiatan diharapkan dapat membantu mereka mengembangkan sikap positif yang berguna dalam kehidupan di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan secara rutin setiap Jumat dan Minggu sore juga menjadi upaya untuk membangun kebiasaan positif bagi siswa. Dengan adanya kegiatan yang terjadwal, peserta memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan melalui kegiatan bersama, sekaligus mengisi waktu dengan aktivitas yang bersifat edukatif.

Bagi mahasiswa KKN Universitas Annuqayah, pengaktifan kembali kegiatan kepramukaan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung kegiatan pendidikan di Yayasan Nurul Hajar. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan motivasi kepada siswa untuk lebih aktif dalam kegiatan kepramukaan dan mendorong terbentuknya kegiatan yang dapat dilanjutkan secara berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung hingga 18 Desember 2026 tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman selama periode pelaksanaan, tetapi juga dapat menjadi awal bagi keberlangsungan kegiatan Pramuka di Yayasan Nurul Hajar. Dengan dukungan pihak yayasan, pembimbing, mahasiswa KKN, dan para peserta, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berkembang.

Melalui pembelajaran sejarah Pramuka, LKBB, dan yel-yel, para peserta diharapkan memperoleh pengalaman yang mampu membentuk karakter disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, serta memiliki semangat kebersamaan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan dan karakter yang baik.

Dengan demikian, pengaktifan kembali kegiatan kepramukaan oleh mahasiswa KKN Universitas Annuqayah di Yayasan Nurul Hajar, Giliyang, Banraas, Sumenep, diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi para siswa. Kegiatan yang dibimbing oleh Nuril Hasan As-Syuja’i tersebut menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan kegiatan pendidikan yang aktif, disiplin, dan membangun semangat kebersamaan di kalangan siswa. (*)

in ,