
Berita Madura — Sebagai upaya mewujudkan pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep menegaskan pentingnya perencanaan yang berorientasi jangka panjang sebagai instrumen strategis.
Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto menyampaikan, kualitas pembangunan bukan sekadar diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, melainkan memastikan sebuah kebijakan dan perencanaan mampu menjadi solusi terhadap berbagai tantangan secara berkelanjutan.
“Perencanaan menjadi instrumen penting yang menghubungkan kondisi daerah saat ini dengan target pembangunan yang ingin dicapai dalam jangka panjang. Karena itu, penyusunannya harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat sekaligus visi pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurut figur visioner tersebut, perencanaan pembangunan daerah mesti menjadi titik temu antara kebutuhan masyarakat dan tujuan pemerintah daerah. Sehingga, segala kebutuhan masyarakat Sumenep dengan kondisinya yang berbeda-beda dapat dijawab dengan pendekatan yang adaptif.
Perubahan global, sambung Arif Firmanto, juga menuntut pemerintah daerah untuk mampu membaca dinamika serta dampak-dampak yang akan terjadi, baik terhadap teknologi, hingga perubahan struktur ekonomi.
Untuk itu, pihaknya terus berupaya agar bagaimana seluruh dinamikan dan situasi yang terjadi mampu dijawab dengan perencanaan jangka panjang dan berkelanjutan.
“Dengan perencanaan yang matang, arah pembangunan tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kesejahteraan yang berkelanjutan,” tuturnya.
Melalui perencanaan yang berorientasi jangka panjang serta pendekatan yang adaptif, Kabupaten Sumenep optimis mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan serta menjadi daerah yang unggul, maju, dan sejahtera. (*)