
Berita Madura — Sebagai upaya memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang ramadan, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengunjungi Pasar Anom, pada Jumat, 13 Februari 2026.
Kunjungan tersebut juga menjadi upaya pemerintah daerah untuk melakukan antisipasi dalam menjaga inflasi di Kabupaten Sumenep.
“Kami ingin memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat aman dan harga tetap relatif stabil selama Ramadan, sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya,” tutur Bupati dalam kesempatannya.
Pemerintah daerah berharap pedagang di Pasar Anom ikut menjaga stabilitas harga serta tidak menjadikan momentum bulan suci untuk mengambil keuntungan berlebih. Sehingga, kondusivitas pasar dapat terjaga selama bulan puasa.
“Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan secara berkala, serta berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga yang berpotensi memberatkan masyarakat,” tambahnya.
Bupati juga berharap para pedagang agar tidak menimbun barang. Pemerintah daerah, sambungnya, tetap melakukan tindakan kepada pedagang yang menjual barang di atas kewajaran.
“Kami telah menginstruksikan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep, untuk melakukan pendataan ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok secara detail, sebagai laporan bahan evaluasi guna pengambilan kebijakan,” tukasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Fauzi tampak membangun keakraban dengan pedagang pasar. Ia menyusuri lapak usaha milik pedagang pasar, membangun interaksi, untuk mengetahui kondisi dan situasi pasar memasuki bulan mulia ini.
“Pemerintah daerah berkomitmen sinergi dengan pihak terkait guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, untuk menciptakan suasana Ramadan berjalan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kelangkaan, maupun lonjakan harga bahan kebutuhan pokok,” pungkasnya. (*)