Bupati Fauzi Naik Becak di Hari Perdana Kebijakan Hemat Energi

by -08/04/2026
0 Shares

Berita Madura — Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memilih menaiki becak sebagai transportasi pada hari perdana penerapan kebijakan hemat energi, Rabu, 08 April 2026. Bupati tidak sendiri, ia didampingi oleh Wakil Bupati Sumenep Kiai Hasyim Imam Hasyim. 

Keduanya menunjukkan komitmen bersama untuk mendukung kebijakan penggunaan transportasi non-BBM di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

“Saya menggunakan becak untuk memberikan keteladanan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai BLUD, Pegawai BUMD, Tenaga Alih Daya (Outsourcing) di lingkungan pemerintah, agar setiap Rabu beralih ke gaya hidup yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan,” tuturnya. 

Bupati menyampaikan, pemerintah daerah menetapkan hari Rabu sebagai hari penggunaan transportasi non-BBM merupakan salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM serta menekan emisi karbon. 

“Seluruh Aparatur Sipil Negara, Pegawai BLUD, Pegawai BUMD, Tenaga Alih Daya yang memiliki jarak tempat tinggal ke tempat kerja lima kilometer, wajib menyukseskan program hemat energi ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini untuk mengikuti kebijakan tersebut demi terwujudnya pola hidup yang lebih efisien tentu juga ramah lingkungan. 

“ASN harus menjadi contoh di tengah masyarakat dengan bukti semangat, untuk melakukan penghematan BBM di tengah kondisi global saat ini,” tegasnya.

Diketahui, kebijakan menghemat BBM tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 19 Tahun 2026, sebagai perubahan atas Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM). (*)

in , ,