
SUMENEP – Dalam upaya memaksimalkan perlindungan sosial (Perlinsos), Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Bluto bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumenep serta LazisNU Care Bluto melakukan percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), Kamis, 08 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore tersebut dilaksanakan di Balai Desa Lobuk dan Balai Desa Kapedi, Kecamatan Bluto. Program ini melibatkan ketua kelompok PKH, perangkat desa, serta masyarakat umum.
Sekitar 200 orang mendaftar aktivasi IKD untuk dipersiapkan menjadi Agen Perlinsos. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendataan dan memastikan bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar berhak menerima.
Ketua Tim Kecamatan (Katimcam) PKH Bluto, Mudhari, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan salah satu upaya untuk melakukan daftar ulang penerima bantuan sosial melalui keterlibatan masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Masyarakat, ketua kelompok, dan perangkat desa diimbau untuk menjadi Agen Perlinsos. Dengan begitu, mereka bisa membantu mendaftarkan tetangga terdekat yang memang berhak mendapatkan bantuan sosial,” ujar Mudhari.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat diharapkan dapat membantu meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial sekaligus mempermudah proses pendataan calon penerima yang membutuhkan.
Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Terpilih LazisNU Care Bluto, Lora Hanief Zayyadi, serta tim Disdukcapil Kabupaten Sumenep yang turut mendukung percepatan aktivasi IKD.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Gerakan Nasional Peduli Tetangga diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial dan mendorong masyarakat berperan aktif dalam memastikan warga yang membutuhkan memperoleh akses terhadap bantuan sosial secara tepat sasaran.