Petani Milenial Dasuk Timur Bangkitkan “Keemasan Jeruk”

by -21/10/2025
1 Shares

Berita Madura — Kisah manis kejayaan jeruk Dasuk Timur, Madura, di era 80-90an—yang sering membuat impian petani naik haji tercapai—runtuh setelah virus CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) mematikan sebagian besar kebun. Produksi anjlok hingga 95% dan banyak petani berhenti menanam.

Namun, harapan kembali bersemi. Sejak 2021, petani milenial yang dipimpin Fauzan Arifin, memutuskan untuk menghidupkan kembali kebun dengan fokus pada kualitas dan cara tanam organik.

Mereka menerapkan perawatan khusus, termasuk menggunakan pestisida alami yang diracik sendiri (dari campuran telur dan terasi) dengan pendampingan dari penyuluh pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep. 

Inovasi tidak hanya di kebun, tetapi juga di pemasaran. Kelompok tani ini telah membuka Agrowisata Petik Jeruk Dasuk Timur, menjual hasil panen langsung kepada konsumen, tidak lagi hanya mengandalkan tengkulak.

Kebangkitan “Keemasan Jeruk” di tangan generasi muda ini menjadi simbol semangat dan inovasi, membuktikan bahwa sejarah manis jeruk Dasuk Timur belum berakhir dan siap menulis babak barunya.

Kebangkitan ini tidak berjalan sendiri. Upaya milenial ini didukung penuh oleh pemerintah daerah. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Chainur Rasyid mengapresiasi kegigihan petani milenial bersama penyuluh pertanian dalam menghidupkan kembali “Keemasan Jeruk” sebagai sejarah yang pernah menorehkan kisah kejayaan petani dahulu kala.

“Kami selalu mendorong sinergi antara penyuluh pertanian dan petani untuk menghidupkan kembali potensi pertanian yang ada, termasuk potensi jeruk di Dasuk Timur, Sumenep, Madura,” ungkapnya, Selasa, 21 Oktober 2025. 

Lebih lanjut, Chainur Rasyid berharap kolaborasi seperti ini terus diperkuat ke depannya. Sehingga, seluruh perencanaan pemajuan di bidang pertanian bisa dioptimalkan dan dicapai bersama-sama. 

“Semoga ke depan sinergi penyuluh dan petani milenial terus diperkuat dengan berbagai perencanaan dan langkah-langkah strategis,” tukasnya. (Iqb)

in ,